INHU – Program Santunan Pemeliharaan dan Pemberdayaan Gizi (SPPG) yang digagas Polres Indragiri Hulu (Inhu) terus menunjukkan perkembangan signifikan sejak pertama kali diresmikan Kapolda Riau beberapa waktu lalu. Program ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera di wilayah hukum Inhu. Melalui SPPG, penerima manfaat mendapatkan bantuan yang bertujuan memperkuat ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Kapolres Indragiri Hulu AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres Inhu AIPTU Misran, SH menjelaskan bahwa sejak hari pertama peluncuran program tersebut, antusiasme masyarakat sangat tinggi. “Saat peresmian, jumlah penerima manfaat SPPG tercatat sebanyak 1.453 orang. Angka ini terus meningkat seiring sosialisasi yang dilakukan ke berbagai kecamatan,” ujar Misran.
Perkembangan terbaru pada 24/11/ 2025, jumlah penerima manfaat melonjak menjadi 1.945 orang. Peningkatan ini dinilai sebagai bukti bahwa program SPPG menyentuh langsung kebutuhan masyarakat serta mendapat dukungan kuat dari perangkat desa, bhabinkamtibmas, dan berbagai elemen lokal.
Tidak berhenti sampai di situ, Polres Inhu menargetkan jumlah penerima manfaat akan terus bertambah. “Target kita hingga 8 Desember mendatang mencapai 2.500 penerima. Ini bukan sekadar angka, tetapi komitmen untuk memastikan program SPPG benar-benar menjangkau keluarga yang membutuhkan,” tambah AIPTU Misran.
Dengan perluasan sasaran yang terus dilakukan, Polres Inhu berharap SPPG dapat menjadi program berkelanjutan yang membawa dampak positif bagi kondisi sosial masyarakat Indragiri Hulu. Selain menjadi instrumen membantu pemenuhan kebutuhan dasar, program ini juga memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan humanis, sesuai semangat Polri Presisi.
(Cdy)








